Sabtu, 25 Juni 2011

Stoner Puas Dapat Naik Podium di Assen

Casey Stoner mengungkapkan jika ia hanya berusaha 
 untuk bisa menyelesaikan balapan dengan baik 
di ajang MotoGP Assen, setelah melihat rival terberatnya, 
Jorge Lorenzo, terjatuh setelah 
bertubrukan dengan Marco Simoncelli.
Lorenzo hanya mampu menyelesaikan ajang grand prix yang berlangsung di Belanda ini berada di posisi enam, setelah di awal balapan yang berlangsung di sirkuit Assen, ia dijatuhkan oleh Marco Simoncelli. Sedangkan Stoner, yang memulai balapan dengan posisi yang kurang menguntungkan, berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedua.
“Saya melepas awal balapan dan sering selip ketika menggunakan kopling. Jadi sejujurnya, saya sudah mengacaukan sejak di awal start,” kata Stoner seperti dikutip autosport. “Saya melaju ke putaran 1 dan merasa takut kalau saya akan tergelincir di lintasan,” cetusnya.
“Saya hanya berusaha terus maju dan melaju secepat mungkin. Ketika semakin mendekat ke posisi depan, saya melihat Jorge dan Marco terjatuh. Dan semenjak itu saya langsung sadar bahwaharus berhasil menyelesaikan balapan tidak peduli apapun yang terjadi. Kami tidak ingin usaha kami selama tiga minggu berakhir sia-sia karena mengalami kekalahan lagi,” ungkap Stoner.
Stoner pun sempat melesat mengungguli rekan setimnya di tim Repsol Honda, Andrea Dovizioso, untuk meraih posisi dua dan terus mengejar Ben Spies yang menjadi pemimpin balapan. Tapi Stoner mengakui jika pikirannya hanya tertuju bagaimana caranya untuk mengamankan poin.
“Saya berusaha sebaik yang saya mampu, berusaha untuk tetap aman sepanjang balapan dan membuat hangat sisi kiri ban tunggangan,” ujar Stoner. “Tapi meskipun saya berhasil melewati Andrea, Ben sudah menghilang dan tidak tampak lagi di depan,” tambahnya.
“Ia berhasil memanfaatkan setiap keuntungan yang didapatkan dan berhasil melaju cepat di dua lap awal. Saya pun berusahamengejarnya. Ketika sudah merasa nyaman, saya berusaha untuk kembali menyusun waktu lagi, tapi hal itu sulit dilakukan dengan pikiran yang selalu mengatakan agar jangan terlalu memaksa,” jelasnya.
“Saya memberikan selamat pada Ben, karena ia berhasil melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa pada hari ini, dan sepanjang akhir pekan ini, sejujurnya, sangat sulit untuk mengalahkannya apapun yang terjadi,” tuntas Stoner.

1 komentar: